Perhatian!
- Semua informasi pada website ini bersumber dari situs resmi instansi/lembaga
- Selalu perhatikan tanggal EXPIRE sebelum mengajukan lamaran
- Waspada terhadap segala bentuk penipuan

Lowongan Kerja Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Formasi CPNS 2018

Seperti halnya formasi CPNS 2018 lainnya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) juga telah mengumumkan formasi CPNS tahun 2018. Registrasi online untuk lowongan kerja Kementerian Kesehatan pada seleksi CPNS 2018 ini akan dibuka pada tanggal 26 September 2018.

Lowongan Kerja Kementerian Kesehatan (Kemenkes)

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia atau disingkat dengan Kemenkes RI merupakan salah satu kementerian dalam pemerintahan Indonesia yang membidangi urusan kesehatan. Kemenkes berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Presiden. Kementerian Kesehatan dipimpin oleh seorang Menteri Kesehatan (Menkes) yang saat ini dijabat oleh Nila Moeloek.

Tugas dan Fungsi Kementerian Kesehatan

Kemenkes (Kementerian Kesehatan) memiliki tugas yaitu menyelenggarakan urusan pemerintahan bidang kesehatan untuk membantu Presiden dalam menyelenggarakan pemerintahan negara. Dalam melaksanakan tugas tersebut, Kemenkes menyelenggarakan fungsi:

  1. perumusan, penetapan, dan pelaksanaan kebijakan di bidang kesehatan masyarakat, pencegahan dan pengendalian penyakit, pelayanan kesehatan, dan kefarmasian dan alat kesehatan;
  2. koordinasi pelaksanaan tugas, pembinaan, dan pemberian dukungan administrasi kepada seluruh unsur organisasi di lingkungan Kementerian Kesehatan;
  3. pengelolaan barang milik negara yang menjadi tanggung jawab Kementerian Kesehatan;
  4. pelaksanaan penelitian dan pengembangan di bidang kesehatan;
  5. pelaksanaan pengembangan dan pemberdayaan sumber daya manusia di bidang kesehatan serta pengelolaan tenaga kesehatan;
  6. pelaksanaan bimbingan teknis dan supervisi atas pelaksanaan urusan Kementerian Kesehatan di daerah;
  7. pengawasan atas pelaksanaan tugas di lingkungan Kementerian Kesehatan; dan
  8. pelaksanaan dukungan substantif kepada seluruh unsur organisasi di lingkungan Kementerian Kesehatan.
Kantor Kementerian Kesehatan

Jl H.R.Rasuna Said Blok X.5 Kav. 4-9, Kota Jakarta Selatan,
Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta 12950
Official site : http://www.kemkes.go.id
Recruitment official site : https://cpns.kemkes.go.id

Rekrutmen CPNS Kementerian Kesehatan

Pengumuman rekrutmen CPNS Kementerian Kesehatan diumumkan di dalam url khusus situs rekrutmen CPNS Kemenkes yang berlamat pada url https://cpns.kemkes.go.id. Anda dapat menelusuri website tersebut untuk melihat formasi CPNS Kementerian Kesehatan dan juga persyaratan CPNS Kementerian CPNS 2018. Sementara untuk pendaftaran online akan dilakukan pada website Sistem Seleksi CPNS Nasional atau SSCN pada url sscn.bkn.go.id

Pastikan juga Anda sudah memahami alur pendaftaran seleksi CPNS saat melakukan registrasi online nanti. Pengajuan pertanyaan seputar seleksi CPNS pada Kementerian Kesehatan dapat dilakukan melalui website rekrutmen CPNS Kemenkes tadi. Anda bisa menuju menu “Hubungi Kami” dengan mengisi form yang sudah disediakan.

Kementerian Kesehatan berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 48 Tahun 2018 tentang Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Kementerian Kesehatan Tahun Anggaran 2018 dan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 36 Tahun 2018 tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan Pegawai Negeri Sipil dan Pelaksanaan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2018, membuka kesempatan bagi Warga Negara Indonesia untuk mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Kesehatan Tahun 2018 yang akan ditugaskan pada Unit Pelaksana Teknis (UPT) milik Kementerian Kesehatan di seluruh Indonesia.

I. JENIS FORMASI
  1. Putra/putri lulusan terbaik berpredikat dengan pujian (cumlaude) adalah pelamar lulusan dengan predikat dengan pujian (cumlaude) dari Perguruan Tinggi terakreditasi A/Unggul dan Program Studi terakreditasi A/Unggul pada saat kelulusan;
  2. Penyandang Disabilitas adalah pelamar yang menyandang disabilitas atau berkebutuhan khusus hanya pada kaki/tungkai atas/tungkai bawah;
  3. Putra/putri Papua dan Papua Barat adalah pelamar yang merupakan keturunan Papua/Papua Barat berdasarkan garis keturunan orang tua (bapak atau ibu) asli Papua/Papua Barat.
  4. Umum adalah pelamar yang tidak termasuk kriteria sebagaimana angka 1, 2, dan 3 di atas.
II. ALOKASI FORMASI BERDASARKAN JABATAN

Alokasi formasi berjumlah 1.665 yang terdiri dari jabatan:

Lowongan Kerja Kementerian Kesehatan

Rincian jabatan, kualifikasi pendidikan, jumlah formasi dan penempatan dapat dilihat melalui laman https://cpns.kemkes.go.id.

III. PERSYARATAN PELAMARAN

A. Umum

  1. Warga Negara Indonesia yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia dan taat kepada Pancasila, UUD 1945, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia;
  2. Usia paling rendah 18 (delapan belas) tahun dan paling tinggi 35 (tiga puluh lima) tahun pada saat pendaftaran online.
  3. Tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana dengan pidana penjara 2 (dua) tahun atau lebih;
  4. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS, prajurit Tentara Nasional Indonesia, anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta;
  5. Tidak berkedudukan sebagai CPNS, PNS, prajurit Tentara Nasional Indonesia, atau anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia;
  6. Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik atau terlibat politik praktis;
  7. Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan jabatan;
  8. Sehat jasmani dan rohani sesuai dengan persyaratan jabatan yang dilamar;
  9. Tidak memiliki ketergantungan terhadap Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya yang telah ditetapkan oleh pemerintah Republik Indonesia;
  10. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia;
  11. Tidak merokok;
  12. Tidak mengajukan pindah dari unit kerja penempatan selama 5 (lima) tahun sejak diangkat sebagai CPNS dan tidak akan mengajukan pindah selama 10 (sepuluh) tahun dari Kementerian Kesehatan sejak diangkat sebagai PNS;
  13. Setiap pelamar mampu mengoperasikan komputer (MS Office, email dan browsing internet);
  14. Pelamar berasal dari Perguruan Tinggi dan Program Studi yang terakreditasi dalam Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT)/Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (LAM-PTKes) saat kelulusan, dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,00 (skala 4,00).

B. Khusus

  1. Bagi formasi Putra/Putri Papua dan Papua Barat IPK minimal 2,75 (skala 4,00);
  2. Bagi pelamar jabatan fungsional kesehatan harus memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) yang masih berlaku (STR internship tidak berlaku), kecuali jabatan entomolog kesehatan dan jabatan epidemiolog kesehatan. Apabila STR masih dalam proses perpanjangan, maka harus melampirkan STR sebelumnya dan bukti perpanjangan;
  3. Bagi pelamar jabatan dokter/dokter gigi ahli pertama dengan kualifikasi dokter spesialis/dokter gigi spesialis, dokter pendidik klinis ahli pertama, dan dosen asisten ahli dengan penempatan di Rumah Sakit (RS)/Politeknik Kesehatan (Poltekkes) di lingkungan Kementerian Kesehatan, maka harus bersedia ditempatkan di seluruh RS/Poltekkes di lingkungan Kementerian Kesehatan;
  4. Bagi penempatan di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP):
    a. Bersedia bekerja dalam sistem shift (pembagian waktu kerja);
    b. Bersedia bekerja on call selama 24 jam (termasuk hari libur dan atau libur nasional);
    c. Bersedia dan mampu melakukan kegiatan kekarantinaan, antara lain :
        1) Melakukan pemeriksaan kapal dalam karantina baik di dermaga maupun lepas pantai dengan menggunakan tangga tali atau tangga biasa;
        2) Melakukan pemeriksaan kesehatan pesawat penumpang dan barang di bandar udara;
        3) Melakukan pemeriksaan kendaraan darat dan orang lintas negara di Pos Lintas Batas Darat Negara (PLBDN).
    d. Memiliki kemampuan Bahasa Inggris aktif.
  5. Pelamar dengan status sebagai Peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS Sp 1/ Sp 2)/Program Pendidikan Dokter Gigi Spesialis (PPDGS) dan atau memiliki kewajiban ikatan dinas/pengabdian pasca tugas belajar dengan Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota tidak dapat mengikuti seleksi CPNS Kementerian Kesehatan.
IV. TATA CARA PENDAFTARAN

A. Pendaftaran Online

  1. Pelamar melihat alokasi penetapan kebutuhan (formasi) CPNS Kementerian Kesehatan Tahun 2018 melalui laman Kementerian Kesehatan (https://cpns.kemkes.go.id);
  2. Pelamar dapat melakukan Simulasi Pemilihan Formasi (SPF) pada laman https://sscn.bkn.go.id;
  3. Pelamar hanya dapat mendaftar pada 1 (satu) instansi pemerintah dan 1 (satu) formasi jabatan;
  4. Pelamar membuat akun calon peserta seleksi melalui laman https://sscn.bkn.go.id dengan memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK), NIK Kepala Keluarga/Nomor Kartu Keluarga, alamat email aktif, password, pertanyaan keamanan, dan mengunggah pas foto dengan latar berwarna merah;
  5. Pelamar mencetak kartu akun calon peserta seleksi CPNS 2018 di laman https://sscn.bkn.go.id;
  6. Pelamar mengisi data persyaratan sesuai dokumen yang dimiliki dengan memperhatikan petunjuk pengisian secara cermat dan hati-hati. Kesalahan pengisian dapat mengakibatkan ketidaklulusan seleksi administrasi;
  7. Pendaftaran dilanjutkan dengan memilih instansi Kementerian Kesehatan, jenis formasi (cumlaude, disabilitas, putra/putri Papua dan Papua Barat, atau umum), kualifikasi pendidikan, jabatan sesuai peminatan, dan lokasi formasi;
  8. Pelamar memilih lokasi ujian;
  9. Pelamar mengisi biodata dan mengunggah dokumen berupa:
    a. Kartu Tanda Penduduk (KTP)/surat keterangan telah melakukan perekaman kependudukan secara elektronik yang dikeluarkan oleh pejabat yang berwenang (Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil);
    b. Foto diri memegang kartu akun SSCN dan KTP/surat keterangan telah melakukan perekaman kependudukan secara elektronik yang dikeluarkan oleh pejabat yang berwenang (Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil);
    c. Asli Ijazah;
    d. Asli Transkrip nilai;
    e. STR (bagi jabatan fungsional kesehatan kecuali jabatan entomolog kesehatan dan epidemiolog kesehatan). Apabila STR masih dalam proses perpanjangan, maka yang harus diunggah adalah STR sebelumnya dan bukti proses/usul perpanjangan;
    f. Surat keterangan akreditasi Perguruan Tinggi dan Program Studi (bagi pelamar formasi cum laude);
    g. Surat keterangan/sertifikat yang menyatakan lulus cumlaude apabila keterangan lulus cumlaude tidak tercantum pada ijazah/transkrip (bagi pelamar formasi cum laude);
  10. Pelamar mencetak kartu pendaftaran seleksi CPNS 2018 di laman https://sscn.bkn.go.id;
  11. Setelah proses pendaftaran di laman https://sscn.bkn.go.id berhasil dilakukan, pelamar akan melanjutkan ke laman https://cpns.kemkes.go.id dan masuk menggunakan akun SSCN untuk melengkapi persyaratan pendaftaran seleksi CPNS Kementerian Kesehatan;
  12. Pelamar mencetak formulir biodata online dari laman https://cpns.kemkes.go.id.

B. Pengiriman Berkas Pendaftaran

  1. Berkas pendaftaran dikirim ke Tim Seleksi Pengadaan CPNS Regional Provinsi sesuai lokasi ujian yang dipilih;
  2. Berkas pendaftaran dikirim melalui PT. Pos Indonesia dengan kilat khusus/tercatat/ekspres (tidak dapat melalui jasa ekspedisi lainnya) mulai tanggal 26 September dan diterima paling lambat tanggal 10 Oktober 2018 pukul 15.00 WIB/WITA. Berkas yang diterima PO BOX setelah pukul 15.00 WIB/WITA pada tanggal 10 Oktober 2018 (bukan tanggal cap pos pengiriman) tidak akan diproses;
  3. Panitia hanya menerima berkas yang dikirimkan melalui PO BOX Tim Pengadaan Regional Provinsi sesuai lokasi ujian yang dipilih;
  4. Berkas yang diterima sebelum tanggal 26 September 2018 dianggap tidak berlaku;
  5. Setiap pelamar hanya diperkenankan mengirimkan 1 (satu) berkas pendaftaran dan tidak ada pengiriman berkas susulan;
  6. Berkas pendaftaran 1 (satu) rangkap terdiri dari :
    a. Asli hasil cetak (print out) kartu pendaftaran seleksi CPNS dari laman https://sscn.bkn.go.id;
    b. Asli hasil cetak (print out) formulir biodata online (ditandai dengan barcode) dari laman https://cpns.kemkes.go.id yang telah ditandatangani pelamar;
    c. Fotokopi KTP atau surat keterangan telah melakukan perekaman kependudukan secara elektronik yang dikeluarkan oleh pejabat yang berwenang (Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil);
    d. Fotokopi Ijazah dan transkrip nilai (D.III/D.IV/S1/S2) sesuai kualifikasi pendidikan yang dipersyaratkan pada formasi jabatan yang dipilih (surat keterangan lulus dinyatakan tidak berlaku). Bagi formasi jabatan dengan kualifikasi pendidikan yang mencantumkan persyaratan basic pendidikan harus melampirkan fotokopi ijazah sesuai basic pendidikan yang tercantum;
    e. Fotokopi surat penyetaraan ijazah dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi yang telah dilegalisir disertai dengan konversi IPK (bagi yang memiliki ijazah dari perguruan tinggi luar negeri);
    f. Fotokopi surat keterangan akreditasi Perguruan Tinggi dan Program Studi yang dikeluarkan oleh BANPT/LAM-PTKes, kecuali bagi lulusan luar negeri dikeluarkan oleh Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (bagi pelamar formasi cumlaude);
    g. Keterangan lulus cumlaude/dengan pujian yang tercantum pada ijazah/transkrip nilai atau surat keterangan/sertifikat yang menyatakan lulus cumlaude/dengan pujian. Bagi lulusan luar negeri dibuktikan dengan surat keterangan yang menyatakan predikat kelulusannya setara dengan cumlaude/dengan pujian dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (bagi pelamar formasi cumlaude);
    h. Asli surat keterangan dokter yang menerangkan jenis/tingkat disabilitasnya hanya pada kaki/tungkai atas/tungkai bawah bagi pelamar formasi penyandang disabilitas (Lampiran 1);
    i. Fotokopi STR yang masih berlaku (apabila sedang dalam proses perpanjangan, maka yang dilampirkan adalah STR sebelumnya dan bukti perpanjangan STR tersebut);
    j. Fotokopi Surat Keputusan (SK) Pengangkatan atau Surat Keterangan Selesai Penugasan (bagi pelamar yang mengisi pilihan sedang/pasca Pegawai Tidak Tetap Kementerian Kesehatan/Nusantara Sehat/Penugasan Khusus Kementerian Kesehatan);
    k. Fotokopi SK Pengangkatan sebagai tenaga pegawai Badan Layanan Umum (BLU)/kontrak/wiyata bakti yang dilegalisir minimal oleh pejabat administrator yang membidangi kepegawaian (bagi pelamar yang merupakan tenaga pegawai BLU/kontrak/wiyata bakti di lingkungan Kementerian Kesehatan);
    l. Fotokopi akta kelahiran dan atau surat keterangan lahir pelamar dan asli surat keterangan dari kepala desa/kepala suku yang menerangkan bahwa pelamar merupakan keturunan Papua/Papua Barat berdasarkan garis keturunan orang tua (bapak/ibu) asli Papua/Papua Barat (bagi formasi putra/putri Papua dan Papua Barat) (Lampiran 2);
    m. Asli surat pernyataan bagi seluruh pelamar bermeterai Rp 6.000,- (Lampiran 3);
    n. Asli surat pernyataan bagi pelamar jabatan dokter/dokter gigi ahli pertama dengan kualifikasi dokter spesialis/dokter gigi spesialis, dokter pendidik klinis ahli pertama, dan dosen asisten ahli dengan penempatan pada RS/Poltekkes di lingkungan Kementerian Kesehatan bermeterai Rp 6.000,- (Lampiran 4);
    o. Asli surat pernyataan bagi pelamar penempatan di Kantor Kesehatan Pelabuhan bermeterai Rp 6.000,- (Lampiran 5);
    p. Asli surat penyataan tidak sedang menjalani PPDS (Sp 1/Sp 2)/PPDGS dan atau tidak memiliki kewajiban ikatan dinas/pengabdian pasca tugas belajar dengan Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota bermeterai Rp 6.000,- (bagi formasi jabatan dokter/dokter gigi ahli pertama) (Lampiran 6);
  7. Format surat keterangan dan surat pernyataan dapat diunduh di laman https://cpns.kemkes.go.id.
  8. Seluruh dokumen disusun dan dimasukkan ke dalam map dengan warna sebagai berikut:
    a. Formasi umum:
        1) Hijau untuk formasi jabatan fungsional kesehatan;
        2) Merah untuk formasi jabatan dosen asisten ahli, pranata laboratorium pendidikan ahli pertama, dan pranata laboratorium pendidikan terampil;
        3) Kuning untuk formasi jabatan peneliti ahli pertama, statistisi ahli pertama, dan teknisi penelitian dan perekayasaan terampil.
    b. Formasi khusus
    Biru untuk alokasi formasi cumlaude, disabilitas, putra/putri Papua dan Papua Barat.
  9. Map berisi dokumen sesuai angka 8 di atas dimasukkan ke dalam amplop, yang ditujukan kepada POBOX sesuai lokasi ujian seperti contoh di bawah ini:

Pelamar bernama Alisa memilih peminatan pada RSUP Persahabatan Jakarta dan memilih untuk mengikuti ujian di Provinsi DKI Jakarta, maka pada bagian depan amplop ditulis:

Kepada Tim Seleksi Pengadaan CPNS
Regional Provinsi DKI Jakarta
Kementerian Kesehatan Tahun 2018
PO BOX 1028 JKB 11010

Pelamar bernama Ega memilih peminatan pada RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar dan memilih untuk mengikuti ujian di Provinsi DKI Jakarta, maka pada bagian depan amplop ditulis:

Kepada Tim Seleksi Pengadaan CPNS
Regional Provinsi DKI Jakarta
Kementerian Kesehatan Tahun 2018
PO BOX 1028 JKB 11010

Untuk informasi selengkapnya, dapat langsung melihat file pengumuman CPNS Kementerian Kesehatan di https://cpns.kemkes.go.id

Tag: , ,

" Test SKD CPNS 2018 menggunakan Sistem CAT, Pastikan Anda sudah mempersiapkan diri dengan matang. Untuk mempelajari kisi-kisi Soal Tes CAT dalam menghadapi Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), silakan pelajari DISINI, atau klik KISI-KISI SOAL Tes CAT. "
Informasi:
- Judul : Lowongan Kerja Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Formasi CPNS 2018
- Tanggal update : 23 September 2018
- Deskripsi : Formasi pada rekrutmen dan seleksi CPNS Kementerian Kesehatan Tahun 2018. Registrasi online lowongan kerja Kementerian Kesehatan dibuka 26 September 2018.